Manfaat Buah dan Daun Jambu Biji Yang Menakjubkan

Psidium Guajava L adalah nama ilmiah dari tanaman jambu biji atau yang secara internasional disebut guava fruit. Jambu biji banyak tumbuh di Indonesia dengan baik, tanaman ini beradaptasi sangat bagus di datarang rendah sampai dataran tinggi. Selain itu, juga dapat tumbuh di tanah yang liat apalagi tanah gembur. Jambu biji memiliki beberapa kelebihan, antara lain buahnya dapat dimakan sebagai buah segar, dapat diolah menjadi berbagai bentuk makanan dan minuman. Selain itu, buah jambu biji bermanfaat untuk pengobatan (terapi) bermacam-macam penyakit, seperti memperlancar pencernaan, menurunkan kolesterol, antioksidan, menghilangkan rasa lelah dan lesu, demam berdarah, dan sariawan. Selain buahnya, bagian tanaman lainnya, seperti daun, kulit akar maupun akarnya, dan buahnya yang masih muda juga berkhasiat sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan penyakit disentri, keputihan, sariawan, kurap, diare, pingsan, radang lambung, gusi bengkak, dan peradangan mulut, serta kulit terbakar sinar matahari.



Manfaat Buah Jambu Biji Untuk Kesehatan Manusia

Buah jambu biji juga asam amino (triptofan & lisin) dan pektin. Serat di dalam buah merupakan serat yang larut dalam air, terutama di bagian kulitnya sehingga dapat mengganggu penyerapan glukosa dan lemak yang berasal dari makanan dan membuangnya ke luar tubuh. Saat ini, buah jambu biji telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan jumlah trombosit pada penderita demam berdarah.  

Jambu biji juga mengandung banyak kalsium (jarang pada buah lainnya), Vitamin A, Vitamin B, zat besi, fosfor, potasium, dan kaya akan serat. Untuk yang suka berdiet, buah jambu biji hanya mengandung 25 kalori. Kandungan gizi dalam 100 gram jambu biji disajikan pada Tabel 1. Kandungan potasium dalam jambu biji sekitar 14 mg/100 gram buah. Potasium berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel- sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan sel tubuh, serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Kandungan Vitamin C pada buah jambu biji sangat tinggi, yaitu 87 mg per 100 g buah Jambu Biji. Jumlah tersebut dua kali lipat dari jeruk manis (49 mg/100 g), lima kali lipat dari orange, serta delapan kali lipat dari lemon (10,5 mg/100 g). Dibandingkan jambu air dan jambu bol, kadar vitamin C pada jambu biji jauh lebih besar, yaitu 17 kali lipat dari jambu air (5 mg/100 g) dan empat kali lipat dari jambu bol (22 mg/100 g). Untuk mengobati penyakit tertentu, lebih disukai buah jambu biji yang daging buahnya berwarna merah. Vitamin C memiliki fungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh kapiler: mencegah anemia gizi, sariawan, gusi yang bengkak dan berdarah (penyakit skorbut); serta mencegah tanggalnya gigi.

Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

Baru-baru telah banyak dikembangkan pemanfaatan daun jambu biji untuk mengatasi beberapa penyakit. Namun sebelum itu perlu kita ketahui dahulu apa aja sih kandungan yanga da di dalam daun jambu biji ini? sehingga dapat dijelaskan secara logis bagaimana efek mengkonsumsi daun jambu biji untuk kesehatan manusia. 


Daun jambu biji mengandung tanin, minyak atsiri (eugenol), minyak lemak, damar, zat samak, triterpenoid, asam malat dan asam apfel. Pada beberapa penelitian terbaru ternyata daun jambu biji juga mengandung polifenol. Daun jambu biji memiliki karakter yang sedikit kasar berwarna hijau tua dan memiliki tulang daun tegas serta berasa manis. Berikut adalah beberapa manfaatnya untuk kesehatan:

Mengobati Diare Akut

Daun Jambu Biji banyak mengandung quercetin yang dapat membantu sebagai anti-diare. Pemanfaatan daun untuk pengobatan diare dapat dilakukan dengan cara memetik daun jambu biji segar sebanyak kurang lebih 30 gram, dan segenggam tepung beras digongseng sampai kuning. Selanjutnya direbus dalam dua gelas air sampai mendidih (selama 15 menit). Setelah dingin, di saring dan air saringannya diminum. Cara ini dilakukan 2-3 kali dalam sehari.

Mengobati Perut Kembung pada Anak

Petik 3 lembar daun jambu biji yang masih muda dan segar, lima butir adas, dan 1/2 jari kulit batang pulosari yang dipotong kecil-kecil, lalu cuci sampai bersih. Bahan-bahan tersebut direbus dalam 2 cangkir air sampai tersisa satu cangkir. Setelah dingin, disaring dan air saringannya digunakan sebagai obat. Cara pemakaiannya, bayi umur 3 bulan 5-7 kali sehari (masing-masing satu sendok), bayi umur enam bulan 3 kali sehari (masing masing satu sendok makan), anak umur 3 tahun 3 kali sehari (masing-masing 2 sendok makan), dan anak diatas 3 tahun 1 kali sehari (satu cangkir).

Menurunkan Kadar Kolesterol

Sebanyak 7 lembar daun jambu biji yang segar, 2 genggam daun ceremai dan 10 lembar daun sirih (ketiganya herbal segar ya), dicuci sampai bersih. Bahan-bahan tersebut direbus dalam 3 gelas air sampai tersisa setengahnya. Pada saat merebus panci harus ditutup rapat. Setelah dingin, disaring, dan air saringannya diminum pagi dan malam hari, masing-masing ¾ gelas. 

Mengobati Sering Buang Air Kecil (anyang-anyangen)

Segenggam daun jambu biji segar dan tepung beras digongseng sampai kuning. Selanjutnya direbus dalam 3 gelas air sampai air rebusannya tersisa setengahnya. Setelah dingin, disaring, dan air saringannya diminum sehari 3 kali, masing-masing setengah gelas.

Mengobati Luka dan Mengatasi Sariawan

Daun jambu biji yang baru dipetik diambil secukupnya sesuai besarnya luka, kemudian dicuci. Selanjuntnya ditempelkan pada luka, dan dibalut dengan perban. Perban dan ramuan tersebut diganti 3 kali sehari sampai lukanya sembuh. Untuk pemakaian luar, daun yang masih segar direbus, dan air rebusannya digunakan untuk mencuci luka. Cara lainnya adalah dengan menggiling daun segar sampai halus, lalu bubuhkan pada luka berdarah akibat kecelakaan dan benda tajam atau borok disekitar tulang.

Mengobati Demam Berdarah

Manfaat daun jambu biji untuk demam berdarah telah banyak diteliti, pemberian ekstrak kering daun jambu biji selama 5 hari mempercepat pencapaian jumlah trombosit > 100.000/µl, pemberian ekstrak kering setiap 4-6 jam meningkatkan jumlah trombosit > 100.000/µl setelah 12-14 jam, tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Dengan demikian, ekstrak daun jambu biji dapat digunakan untuk pengobatan kuratif demam berdarah. Untuk meraciknya, di ambil daun Jambu Biji sebanyak 3-5 lembar, di rebus dengan air sebanyak 2 gelas lalu diminum setiap 4 jam.

Dengan Tanaman Obat Ini, Keluarga Anda Aman Dari Semua Penyakit

Toga adalah singkatan dari tanaman sehat keluarga. Taman obat keluarga pada hakekatnya sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan ohat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat , khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.



Berbicara tentang pemanfaatan tanaman obat atau bahan obat alam pada umumnya sebenarnya bukanlah merupakan hal yang baru. Sejak terciptanya manusia di permukaan bumi, telah diciptakan pula alam sekitarnya mulai dari Baru itu pula manusia mulai mencoba memanfaatkan alam sekitarnya untuk memenuhi keper uan alam kehidupannya, termasuk keperluan akan obat-obatan dalam angka mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya. Kenyataan menunjukkan bahwa dengan bantuan obat-obatan asal bahan alam tersebut, masyarakat dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya.



Salah satu fungsi Toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat yang antara lain meliputi:

  • Upaya preventif (pencegahan)
  • Upaya promotif (meniungkatkan derajat kesehatan)
  • Upaya kuratif (penyembuhan penyakit)

Berikut ini ada video cara menanam tanaman obat keluarga di rumah, saksikan...



Selain fungsi diatas ada juga fungsi lainnya yaitu:

  1. Sarana untuk memperbaiki status gizi masyarakat, sebab banyak tanaman obat yang dikenal sebagai tanaman penghasil buah-buahan atau sayur-sayuran misalnya lobak, saledri, pepaya dan lain-lain.
  2. Sarana untuk pelestarian alam Apabila pembuatan tanaman obat alam tidak diikuti dengan upaya-upaya pembudidayaannya kembali, maka sumber bahan obat alam itu terutama tumbuh tumbuhan akan mengalami kepunahan.
  3. Sarana penyebaran gerakan penghijauan. Untuk menghijaukan bukit-bukit yang saat ini mengalami penggundulan, dapat dianjurkan penyebarluasan penanaman tanaman obat yang berbentuk pohonpahon misalnya pohon asam, pohon kedaung, pohon trengguli dan lain-lain.
  4. Sarana untuk pemertaan pendapatan Toga disamping berfungsi sebagai sarana untuk menyediakan bahan obat bagi keluarga dapat pula berfungsi sebagai sumber pengbasilan bagi keluarga tersebut.
  5. Sarana keindahan, Dengan adanya Toga dan bila di tata dengan baik maka hal ini akan menghasilkan keindahan bagi orang/masyarakat yang ada di sekitarnya. Untuk menghasilkan keindahan diperlukan perawatan terhadap tanaman yang di tanam terutama yang ditanam di pekarangan rumah

5 Tanaman Obat Yang Wajib Ada Di Rumah


Tanaman obat merupakan jenis tanaman yang dapat berfungsi sebagai apotek hidup yang dapat anda tanam di sekitar rumah atau pekarangan anda. Jika anda mengalami penyakit, tanaman obat ini dapat berguna untuk pengobatan yang bersifat pencegahan atau pertolongan pertama. Biasanya tanaman obat ini disebut juga TOGA atau Tanaman Obat Keluarga.


Tanaman obat di sekitar rumah juga sangat bermanfaat untuk mengurangi penggunaan obat kimia yang harganya mahal, banyak efek samping dan sring kali berbahaya bagi ginjal. Berikut ini 5 tanaman yang dapat anda tanam sebagai tanaman obat di sekitar rumah anda:

  1. Kemangi
    Tanaman kemangi atau bahasa sundanya surawung ini sangat bermanfaat karena mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Kemangi berguna untuk masalah kesehatan seperti: mengatasi bau mulut, mengobati sariawan, mengobati penyakit panu, dll.

    Untuk mengatasi bau mulut, ambil daun, biji dan akar kemangi lalu seduh dengan air panas, minum airnya saat pagi hari sebelum beraktifitas. Untuk sariawan, ambil sekitar 50 biji daun kemangi lalu kunyah hingga halus kurang lebih 3 menit lalu buang dan segera minum air hangat, lakukan 3x sehari. Untuk panu, haluskan segenggam daun kemangi lalu haluskan dan campur kapur sirih secukupnya, oleskan pada kulit yang terkena panu.
  2. Bawang Putih
    Kandungan yang paling menonjol dai bawang putih adalah minyak atsiri. Minyak atsiri bermanfaat untuk mengatasi darah tinggi, diare dan untuk stamina.

    Untuk mengatasi darah tinggi, ambil 3 siung bawang putih, cuci sampai bersih lalu ditumbuh dan dicampur air putih secukupnya dan diperas. Air perasan diminum, dan lakukan 3x sehari untuk hasil maksimal. Untuk diare, cukup ambil 5 buah bawang putih, blender dengan 150 cc air hangat, minum selagi hangat. Untuk stamina, makan 1 siung bawang putih dengan daun seledri pada waktu pagi dan sore.
  3. Bawang Merah
    Pilihlah bawang merah yang segar dan tidak keropos untuk dimanfaatkan karena kandungan alaminya masih maksimal. Bawang merah bermanfaat untuk batuk berdahak, masuk angin dan kutu air.

    Untuk batuk berdahak yang tak kunjung sembuh, campur 4 gr bawang merah, daun pegagan, daun sembuh, daun poko dan air. Direbus semuanya lalu biarkan sampai dingin, air rebusan diminum setiap pagi lakukan selama 14 hari. Untuk masuk angin, ambil 6 butir bawang merah campur dengan kapur sirih secukupnya lalu remas-remas dan oleskan di punggung, tengkuk, perut dan kaki. Untuk menyembuhkan kutu air, ambil 3 biji bawang merah, cuci dan parut lalu campur dengan 1 sendok makan minyak kelapa, kemudian didihkan dan oleskan selagi hangat ke sela jari yang terkena kutu air.
  4. Kencur
    Kencur yang berkhasiat tinggi adalah rimpag kencur yang dipanen pada umur sekitar 11 bulan. Kencur dapat bermanfaat untuk mengatasi penyakit: sakit kepala, kesleo, dan radang lambung.

    Untuk mengatasi sakit kepala, gunakan 2-3 helai daun kencur lalu ditumbuk dan oleskan di dahi untuk kompres. Untuk kesleo, 1 rimpang kencur dihaluskan campur beras lalu dengan sedikit air, oleskan pada bagian yang kesleo. Untuk radang lambung, 2 rimpang kecil kencur sebesar ibu jari di bersihkan kulitnya lalu dikunyah, telan airnya dan buang ampasnya, kemudian minum air hangat.
  5. Kunyit
    Kunyit sangat baik dimanfaatkan unutk kesehatan, nutrisi maksimal akan muncuk jika kunyit dipanen saat musim kemarau. Kunyit dapat mengatasi penyakit disbetes tipe 1, nyeri haid, dan memperlancar siklus menstruasi.

    Untuk mengatasi penyakit diabetes tipe1, ambil 3 rimpang kunyit dan 1/2 sendok garam, masukkan ke dalam 1 liter air dan rebus hingga mendidih. Minum air rebusan ketika sudah dingin 2x seminggu minimal 1/2 gelas setiap minum. Untuk masalah nyeri haid, ambil 1 rimpang kunyit, campur dengan kencur dan jahe kemudian diparut dan ambil airnya, seduh dengan air hangat tembahkan air jeruk lalu minum. Untuk memperlancar haid, ambil 2 rimpang kunyit, 1/2 sendok teh biji pala, 1/2 lembar daun srigading, tumbuk semuanya sampai halus lalu rebus dengan 1 liter air sampai mendidih, dan minum sehari sekali.
Demikian tadi beberapa manfaat tanaman obat yang mungkin dapan berguna untuk kesehatan kita. Untuk jenis tanaman umbi seperti bawang putih, bawang merah, kunyit dan kencur anda sebaiknya menanam langsung di tanah (tidak menggunakan polybag) agar perkembangan umbi dapat maksimal.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda dan keluarga. Saya telah menerbitkan ulasan tentang manfaat buah naga untuk kesehatan, mungkin anda tertarik untuk membacanya silahkan. 
Back to top