Manfaat Buah Manggis Untuk Kesehatan

Buah manggis dapat disajikan dalam bentuk segar, sebagai buah kaleng, dibuat sirop/sari buah. Secara tradisional buah manggis adalah obat sariawan, wasir dan luka. Kulit buah dimanfaatkan sebagai pewarna termasuk untuk tekstil dan air rebusannya dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Batang pohon dipakai sebagai bahan bangunan, kayu bakar/ kerajinan. Manfaat buah manggis memang sangat banyak sekali.

Manggis merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara, yaitu hutan belantara Malaysia atau Indonesia. Dari Asia Tenggara, tanaman ini menyebar ke daerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Srilanka, Malagasi, Karibia, Hawaii dan Australia Utara. Di Indonesia manggis disebut dengan berbagai macam nama lokal seperti manggu (Jawa Barat), Manggus (Lampung), Manggusto (Sulawesi Utara), Manggista (Sumatera Barat).

Buah Manggis



Manfaat yang bisa kita dapat dari kulit manggis selain dari daging buahnya juga dari kulit buah manggis yang kaya akan zat-zat penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Manfaat Kulit Buah Manggis

Kulit buah manggis yang dikenal kaya akan antioksidan dapat dibuat tepung sebagai bahan baku industri minuman fungsional. Penepungan melalui perendaman menghasilkan tepung yang berkualitas baik. Kulit buah manggis banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku produk pangan. Secara turun-temurun, kulit buah manggis dimanfaatkan untuk mengobati atau mencegah diare, disentri, dan sariawan.

Kulit buah manggis bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung antosianin, tanin, senyawa fenol/polifenol, epikatekin, dan xanthone . Xanthone merupakan senyawa organik dan mempunyai banyak turunan di alam dan memiliki aktivitas antioksidan. Kulit buah manggis mengandung 14 jenis turunan xanthone. Alfa-mangostin merupakan turunan xanthone yang banyak terdapat pada kulit dan buah manggis. Alfa-mangostin memiliki kemampuan menekan pembentukan senyawa karsinogen pada kolon. Dengan demikian, xanthone yang terdapat pada kulit buah manggis bersifat antioksidan, antidiabetik, antikanker, antiimflammatory , hepatoprotective ,
immuno-modulation , aromatase inhibitor , antibakteri, juga bersifat fungsional lainnya.

Kulit buah manggis mengandung vitamin B1, B2, B6, dan C, serta senyawa pektin, tanin, dan resin. Senyawa-senyawa tersebut sering dimanfaatkan sebagai bahan penyamak kulit dan zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil. Sementara kulit buah manggis yang mengandung getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.

Antosianin di dalam kulit manggis bermanfaat sebagai pewarna alami maupun antioksidan. Di beberapa negara di Asia dan Afrika, kulit buah manggis diekstrak dan digunakan sebagai obat tradisional, seperti obat diare, disentri, dan infeksi. Antosianin memiliki kemampuan sebagai antioksidan dan dapat mencegah penyakit neuronal, kardiovaskuler, kanker, dan diabetes.

Tanin terdiri atas berbagai asam fenolat yang mempunyai aktivitas antioksidan, menghambat pertumbuhan tumor, dan menghambat enzim seperti reverse transkriptase dan DNA topoisomerase. Tanin dengan protein membentuk senyawa kompleks dan menyebabkan pengendapan protein. Fungsi tanin bagi kesehatan antara lain adalah sebagai antioksidan dan relaksasi, yang secara klinis memiliki kemampuan sebagai antidiare, hemostatik, dan antihemorod IAL.



Semoga artikel tentang manfaat buah manggis ini dapat bermanfaat, jika ingin ada yang disampaikan silahkan isi melalui komentar di bawah ini ya. Baca juga artikel saya tentang manfaat buah-buahan lainnya seperti manfaat buah pepaya, buah naga, buah pisang, dll.

Tanaman Hidroponik Sederhana di Rumah

Jika kita menghadapi masalah tidak adanya lahan untuk berkebun menanam sayuran atau tanaman buah-buahan, maka cara bercocok tanam hidroponik mungkin dapat menjadi alternatifnya. Budidaya tanaman hidroponik sebenarnya tidak terlalu sulit. Kita cukup menyediakan media air untuk pertumbuhan tanaman.

Tanaman Hidroponik di Rumah
Tanaman hidroponik adalah tanaman yang memiliki adaptasi baik terhadap kondisi lembab. Keinginan kita untuk mendapatkan sayuran organik namun terbatasnya lahan, kita bisa coba cara ini, bahkan di teras rumah. Karena media budidaya utamanya adalah air, maka asupan nutrisi ke tanaman hampir semua melalui air, dimana dengan air maka sistem transport akan lebih cepat, sehinga diharapkan tanaman dapat tumbuh dengan sehat.

Menanam sayuran dengan cara hidroponik tidak memerlukan pemakaian herbisida dan pestisida, sehingga hasil panen yang dihasilkan tidak mengandung residu zat kimia, hal ini sangat baik untuk kesehatan kita dan keluarga.

Tanaman hidroponik tidak memeiliki akar yang besar dan panjang, ini karena nutrisi yang tersedia di air sudah cukup untuk memenuhi proses metabolisme tanaman. Dan kebanyakan tanaman hidroponik dapat tumbuh dua kali lebih cepat daripada tanaman yang ditanam di tanah. Selain itu, tanaman hidroponik juga sangat ramah lingkungan, karena tidak perlu penyiraman setiap hari.

Pada artikel ini akan saya berikan tips membudidayakan tanaman hidroponik sederhana di rumah anda. Untuk awal belajarlah menanam tanaman sayur yang mudah tumbuh, perawatan mudah dan umur panen genjah seperti sawi, selada, bayam, cabe, dll. Baiklah, berikut beberapa alat dan bahan yang harus anda siapkan:
  1. Botol air minral kemasan 1 liter dipotong tengahnya
  2. Nutrisi hidroponik
  3. Pecahan batu bata
  4. Kain pel atau sumbu
Selanjutnya lakukan langkah berikut:
  1. Beri lubang kecil di pinggir pada potongan botol air mineral untuk sirkulasi udara
  2. Masukkan sumbu/kain pel ke dalamlubang utama botol (ujung)
  3. Gabungkan ujung botol dengan posisi terbalik dengan dasar botol sebagai landasannya
  4. Lalu siram dengan larutan nutrisi hidroponik
  5. Masukkan benih atau bibit di dalam sumbu atau kain pel
  6. Tempatkan di lingkungan yang tidak terkena air hujan langsung tetapi terkena sinar matahari.
Untuk larutan nutrisi hidroponik adalah terdiri dari campuran 20 lt air sumur + 1 kg urea + 1 kg kcl + 1 kg pupuk NPK. Lebih bagus lagi ditambah dengan pupuk daun merk apa saja.

Nah, mudah sekali bukan? Anda bisa nerkreasi dengan menggunakan media lain seperti pipa paralon, jerigen, drum atau benda lainnya yang bisa menampung air. Selamat mencoba :-)

Kemarin saya sudah menerbitkan artikel tentang 5 tanaman obat keluarga dan kegunaannya. Silahkan baca-baca untuk menambah inspirasi anda :-)

Jenis Tanaman Hias Asli Indonesia

Memelihara tanaman hias di rumah atau kebun kita sudah menjadi hoby untuk beberapa kalangan. Bahkan ada tanaman hias yang nilainya sampai ratusan juta rupiah, dan orang-orang rela merogoh koceknya hanya untuk dapat merawat tanaman ini di rumah atau kebunnya. Nah teman-teman, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang beberapa jenis tanaman hias asli Indonesia yang patut kita banggakan.

Tanaman hias merupakan tanaman yang dibudidayakan di sekitar rumah, biasanya ukurannya jauh lebih kecil dari aslinya, yang biasa juga disebut bonsai. Beberapa varietas tanaman kayu yang jika di alam normal dapat tumbuh besar, maka dengan teknik bonsai akan tumbuh dalam kondisi pendek tetapi menyerupai kondisi normalnya.

Berikut ini beberapa refrensi tanaman hias asli Indonesia yang mungkin dapat anda kembangkan:
  1. Pohon Trembesi
    Tanaman yang satu ini merupakan tanaman jenis kayu yang dapat hidup sampai puluhan tahun umurnya. Dengan teknik bonsai maka trembesi dapat kita bentuk menjadi tanaman hiasyang mampu berfungsi menyerap karbon dioksida sehingga membuat udara sekitar menjadi segar dan baik untuk manusia.
  2. Tanaman Kopi
    Kopi adalah tanaman tahunan penginggalan belanda, tanaman perkebunan ini memiliki struktur kayu yang kuat dan keras. Untuk membuatnya menjadi tanaman hias, kita perlu membudidaya atau mencari tanaman kopi yang masih kecil, sehingga dapat dibentuk menjadi tanaman hias yang cantik dan unik.
  3. Tanaman Asam
    Tanaman asem sering saya jumpai di pinggir jalan yang berguna untuk penghijauan. Namun beberapa waktu lalu saya menemukan tanaman asem dengan bentuk bonsai, luar biasa cantiknya, seolah kekekaran yang tersampaikan tetap mencolok walaupun bentuknya kecil.
  4. Pohon Apel
    Pohon apel memang dapat tumbuh baik di daerah yang dingi, tetapi adaptasi sebenarnya dapat tumbuh di hampir semua lingkungan. Untuk dapat merawat tanaman apel kita harus menyiapkan bibit apel yang sudah siap, lalu tanam di kebun, karena adaptasinya akan kurang bagus bila di tanam di dalam pot.
  5. Anggrek
    Indonesia merupakan negara yang kaya akan varietas tanaman anggrek. Beberapa anggrek yang terkenal dan mudah dibudidayakan di kebun anda adalah anggrek bulan. Kita hanya butuh menyediakan dinding dan media tanam, lalu menyiramnya seiap hari.
  6. Pohon kedondong
    Pohon kedondong yang di tanam di pot akan tumbuh dengan ukuran mini. Lalu akan dapat berbuah ideal, sehingga selain bentuknya unik, kita juga dapat menikmati buah kedondongnya tanpa haru memanjat.
  7. Pohon Rambutan
    Memang mungkin jarang sekali ya tanaman rambutan dijadikan tanaman hias, tapi coba anda tanam satu atau dua tanaman rambutan di sisi kanan dan kiri kamalan anda, anda akan terpukau ketika musim panen rambutan tiba. Akan ada penampakan yang canti, merah dan rindang yang menyejukkan mata menggiurkan lidah.
Selain tanaman-tanaman yang telah saya bahas di atas sebenarnya masih banyak tanaman asli Indonesia yang dapat anda gunakan sebagai tanaman hias. Jika ada tambahan refrensi silhak saja tambahakan melalui komentar blog ini atau langsung kontak kami.

Selamat berkreasi dan memulai kehidupan alami anda di ruma bersama tanaman hias asli Indonesia yang tidak akan pernah ada habisnya karena kita lestarikan.
Back to top